MENGGUNAKAN RASPBERRY PI UNTUK KOMPUTER HARIAN (PART 2)
![]() |
sumber gambar :
https://digiwarestore.com/id/digiware-news/50_perbandingan-spesifikasi-raspberry-pi
|
Halo jumpa lagi, maaf baru bisa melanjutkan artikel dengan judul sama part1. Karena tempat kerja saya tidak dapat menjalankan WFH (Work From Home) di tengah wabah Corona ini. Kemarin setelah saya menjelaskan harga sampai dengan output display, maka kita lanjut lagi ya...
USB
Port
Sekarang
kita lihat susunan USB port. Sebenarnya susunan ini masih sama dengan
Raspi Pi3. Terdapat 4 USB port. Kalo menurut saya letaknya terlalu
mepet satu sama lainnya. Sekali lagi hal ini dikarenakan
memaksimalkan bentuk kecil raspberry, kita juga tidak bisa memaksakan
agar diberikan jarak. Koneksi USB cepat, tidak ada masalah
penggunaannya. Hanya saja bila kita menggunakan usb dengan bentuk
fisik besar, maka kita harus memaksakan sedikit supaya dapat masuk
semua. Meski begitu bila kita pake usb dengan fisik ukuran kecil,
tetap saat mencabutnya jadi sedikit ribet ya. Solusi sederhana dengan
membeli usb extender tentunya dengan mengeluarkan tambahan uang. Saya
sendiri menggunakan wirelles keyboard and mouse dengan dongel usb
besar, dan untuk media penyimpanan menggunakan usb external drive.
Beberapa kali memidahkan file menggunakan usb agak merepotkan karena
usb bisa dikatakan berhimpitan satu sama yang lain.
Keuntungan
:
Jumlah
port usb banyak (2x USB type 2 dan 2 x USB type 3), bandingkan dengan
komputer laptop saat ini. Anda hanya akan mendapatkan 2 USB maksimal
3.
Catatan
:
letak
usb berjajar dan berhimpitan.
Konektivitas
Raspberry
saya type Pi3b+ dan Pi4 sudah menyediakan koneksi lengkap, selain
ethernet sudah terdapat wifi dan bluethoot. Tetapi bagi Raspberry pi3
koneksi bluethoot tidak termasuk, anda dapat menambahkan dengan
bluethoot usb. Yang saya rasakan penggunaan wifi cepat menyambung
saat booting awal dan cepat koneksinya. Bluethoot saya pake untuk
audio bluethoot, bahkan saat saya coba menggunakan bluethoot headset,
microphone pun terbaca beserta tingkat baterainya (tergantung OS yang
anda gunakan).
Bila
anda menggunakan Raspbian, bluethoot usb sering melakukan koenksi
ulang bila tidak digunakan. Terdengan bunyi “bip” berulang
setiap beberapa menit yang menandakan bluethoot koneksi ulang dengan
speaker saya. Sedikit mengganggu menurut saya. Tapi ketika dipakai
untuk mendengarkan online radio dan musik lainnya tidak ada gangguan
sama sekali.
Lain
halnya bila menggunakan manjaro OS. Hal seperti diatas tidak saya
temui. Mungkin ada kelemahan di Raspbian.
Keuntungan
:
Koneksi
lengkap (tentunya sesuai unit yang saya beli).
Raspberry
pi4 : Bluethoot 5.0, 802.11ac WIFI, dan Gigabit Ethernet.
Raspberry
Pi3b+ : Bluethoot 4.1 Classic, 2.4GHz 802.11n wireless,10/100
Ethernet
Sebenarnya
masih banyak fitur lain di raspberry pi ini. Ada GPIO 40 pin ada
koneksi kamera juga. Tetapi karena saya menggunakan hanya untuk
penggunaan komputer desktop pekerjaan rutin biasa, maka fitur lainnya
tidak saya gunakan.
Selanjutnya silahkan ikuti artikel saya berikutnya karena saya akan mengulas penggunaan sehari-hari di artikel berikutnya.

Komentar
Posting Komentar